Bagi yang pernah nonton anime Gekkan Shojou Nozaki-Kun, kemungkinan
besar bakal rada kesel sama ketidak-pekaan Nozaki terhadap kode keras yang
dikasih sama Sakura. Bahkan sampai episode terakhir, ketidak-pekaan itu belum
juga memudar. Tapi dibalik itu, Nozaki punya beberapa kelebihan, yang mungkin
menjadi alasan Sakura kesengsem sama dia.
Totalitas
Sebagai Manga Artist,
Nozaki patut diacungi jempol dalam pembuatan Let’s Fall in Love. Dari observasi
yang mendetail sampai “barter kemampuan” dengan teman-temannya. Bahkan ketika
sakit dan nggak boleh bangun dari tempat tidur, Nozaki malah minta Sakura buat
gantiin dia di tempat tidur (?).
No Jaim
Beberapa kali Nozaki ke sekolah pakai kompres gara-gara
habis lembur, dan... dia biasa aja. Nggak malu tuh. Cocok banget sama gw yang
sering pakai koyo di jidat kalau ngampus bawa revisian skrispi.
190 cm
Bagi Sakura (dan gw) yang tingginya nggak sampai 150 cm,
Nozaki ini tergolong raksasa dengan tinggi badannya yang mencapai 190 cm. Tapi ini
yang bikin imut. Bayangkan saudara-saudara, dengan tinggi 190cm, keuntungan
macam apa saja yang dapat “kita” peroleh, jika punya lelaki macam itu: tak
perlu lagi naik meja untuk pasang lampu kamar, kalau hilang dikerumunan akan
mudah ditemukan, kalau capek jalan tinggal minta gendong, see?
Nggak Takut Kecoak
Maaan, entah sejak kapan banyak lelaki takut kecoak. Contohlah
Nozaki yang dengan gagah berani membunuh kecoak di kelas dan menyelamatkan
teman-temannya.
Pandai Memanfaatkan Situasi (dan Orang Lain)
Tahu sendiri kan kalau Let’s Fall in Love sebenarnya dibuat “rame-rame”?
Sakura ngerjain beta, Mikoshiba (yang jadi inspirasi karakter dari Suzuki)
bikin charming flower, Hiyori Senpai yang gambar tempat. Tapi itu semua dapat
terjadi karena kemampuan Nozaki dalam memanfaatkan potensi dari teman-temannya.
Atau, ingat waktu episode dimana
Hiyori Senpai, Mikoshiba, dan Wakamatsu kehujanan terus numpang tidur di tempat
Nozaki? Nozaki tanpa buang kesempatan, langsung catat kegiatan mereka untuk
referensi scene di manganya. Atau, waktu episode dimana Mikoshiba diminta jadi
model club seni? Nozaki pada akhirnya malah memanfaatkan seisi orang di ruang
seni.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar