Pernah berhadap-hadapan langsung sama maling, rampok, atau sejenisnya?
Saya si nggak pernah, dan jangan sampai deh ketemu sama yang begituan.
Tapi, kalau "ngerasain" ada maling si pernah. Sekitar satu tahun yang lalu, jam 11 malam, di atap kos tiba-tiba kayak ada yang lagi jalan-jalan. Bolak-balik, nggak jelas langkahnya. Mau keliling kali yah. Sedihnya, satu kosan nggak ada yang ngerasa. Saya sms-telepon penghuni yang lain, tapi cuma seorang saja yang balas. Itu pun hanya dibalas dengan, "Iya, aku denger suaranya kok, kunci pintu kamar aja yah!" udah -___-
Hm... tapi bukan maling yang itu yang mau saya ceritain. Tapi yang ini nih...
Jum'at, 26 September 2014
01:30
Di tengah malam yang sunyi....
Mba Yasmin mendengar sebuah suara dari garasi. Suaranya tidak terlalu keras, tapi cukup terdengar kuat. Apalagi, garasi kos kami tepat berada di samping kamar Mba Yasmin.
02:30
Suara itu makin keras dan tidak beraturan. Garasi seperti lagi diacak-acak. Dengan suara lantang, Mba Yasmin berteriak dari kamarnya:
"Nisaaaa... Rorooo... Umaaaay... Banguuuun!!! Ada yang lagi masuk ke kos... Ada orang buka pintu.... Banguuunn!!!"
Lalu suara sahut-sahutan mulai terdengar. Sayangnya, saya lagi tidur pulas, nggak denger apa-apa, sampai salah satu dari teman saya teriak, "Nisaaa!! Banguun!!! Reddy Scarlet (Nama motor saya) dalam bahaya!!!"
Nggak tau kenapa, saya langsung terjaga dan benar-benar "sadar" ada yang lagi terjadi. Dan yang ada dalam pikiran saya hanya: Selamatkan Reddy! Sontak saja saya langsung teriak, "OKE, YANG UDAH BANGUN, BUKA PINTU, HITUNGAN KE TIGA! SATU! DUA! TIGA! BUKA PINTUUUU!!!"
Dan ternyata.....
Bukan maling, hanya seekor kucing....
Pesan moral:
1. Pastikan kucing-kucing di sekitar anda sudah kenyang ketika malam.
2. Kunci pintu dan kunci motor anda sebelum tidur.
3. Tidak selamanya diam itu emas.