Jumat, 16 Mei 2014

Analogi Batalion SNK (Shingeki no Kyojin) dan Guru





Di dalam anime SNK, disebutkan ada tiga batalion. Batalion Sayap, Mawar dan Kuda. Secara tidak sengaja, saya dapat analogi keren. Berhubung saya ini calon istri, eh, calon guru  maksud saya, maka analogi ini pun tidak jauh-jauh dari profesi guru itu sendiri.


Batalion Kuda (Military Police). Merupakan orang-orang pilihan yang telah melalui berbagai macam tes. Mereka ditempatkan di pusat kerajaan dan dilindungi oleh tembok-tembok tinggi sehingga mereka aman. Inilah guru PNS, dimana mereka telah melalui berbagai macam tes (CPNS, sertifikasi, dll) untuk memperoleh tingkatan yang aman (read: kerja mudah dan gaji tinggi).


Batalion Mawar (Garrison). Merupakan orang-orang yang sebenarnya ingin menjadi Batalion Kuda, namun kemampuan dan kesempatan belum bisa menjadikan mereka sebagai Batalion Kuda. Sehingga mereka pun cari aman dan memilih untuk menjadi Batalion Mawar yang bekerja masih di lingkup tembok. Meskipun gaji tidak sebesar batalion kuda, namun setidaknya mereka bisa tetap merasa aman. Inilah guru bimbel dan guru honorer yang masih berada di lingkup perkotaan.










Batalion Sayap (Recon Corps). Merupakan orang-orang yang berjiwa kesatria. Mereka rela meninggalkan kesempatan untuk menjadi batalion Kuda, berani keluar dari tembok pelindung, dan rela mempertaruhkan jiwa dan raganya hanya untuk keberlangsungan hidup manusia. Inilah guru-guru yang ditempatkan di pelosok negeri. Mereka yang rela meniggalkan kampung halaman, mereka yang tidak tergiur dengan kedudukan dan jabatan, mereka yang rela mempertaruhkan hidup mereka untuk membentuk peradaban yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar