Sabtu, 03 Mei 2014

Islam, Pendidikan dan Peradaban



Pendidikan, sebuah kata yang tidak asing lagi bagi saya yang bergelut di dalamnya. KBBI mendefinisikan pendidikan sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik. Satu definisi itu tidaklah cukup untuk menggambarkan makna sebenarnya dari pendidikan. Namun saya dapat mengambil inti, jika pendidikan merupakan proses yang bertujuan membentuk kepribadian manusia yang baik. Biasanya, keberhasilan tujuan tersebut dilihat dari peserta didik yang mampu menguasai materi atau hal yang telah disampaikan.
Bagaimana Islam memandang pendidikan? Perlu diketahui jika Islam sendiri sudah menyadari pentingnya pendidikan, bahkan tujuan dari pendidikan dalam Islam, bukan hanya dilihat dari peserta didik yang mampu menguasai materi atau tidak, namun juga dapat mengaplikasikannya ke dalam kehidupan (bermanfaat dalam kehidupan). Karena, Islam memiliki pedoman jika “Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat”, tidak kah kita ingin berlomba-lomba untuk menjadi manusia terbaik? Maka, dari uraian tersebut, kita dapat menarik benang merah bahwa tujuan utama dari pendidikan dalam Islam adalah untuk mencari ridho Alloh (Yang Maha Pemberi Manfaat).
Dan karena tujuan dari pendidikan Islam adalah mencari ridho Alloh, maka Ilmu Alloh-lah yang dicari. Ingatlah sebuah hadist yang mengatakan bahwa “Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi muslim laki-laki dan perempuan”, hadist itu dapat mencerminkan seberapa besar urgensi dari menuntut ilmu itu sendiri. Bahkan dalam sebuah hadist juga dinyatakan bahwa yang takut kepada Alloh hanyalah ulama (orang yang berilmu). Namun pada kenyataannya, peserta didik bukan lagi berlomba untuk menuntut ilmu, namun menuntut nilai. Inilah tantangan kita -para pendidik muslim- untuk dapat mengarahkan tujuan utama dari pendidikan.
Padahal, pendidikan yang baik (yang bertujuan hanya untuk mencari ridho Alloh) secara otomatis akan menghasilkan peserta didik yang memiliki kepribadian yang baik. Masih sangat hangat di memori kita mengenai Pendidikan Karater yang sekarang digembor-gemborkan oleh pemerintah. Pada dasarnya, pendidikan karater tersebut merupakan proses untuk menjadikan manusia-manusia yang berkepribadian. Dan Pendidikan Karakter akan berhasil apabila peserta didik memiliki akhlaq yang baik di kehidupan masyarakatnya.
Kenapa harus akhlaq? Karena dari akhlaq yang baik inilah manusia dapat menjadi pribadi yang baik. Kemudian dari manusia yang baik, membentuk masyarakat yang baik, dan dari masyarakat yang baik inilah, peradaban yang lebih baik akan muncul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar