Pendidikan,
sebuah kata yang tidak asing lagi bagi saya yang bergelut di dalamnya. KBBI mendefinisikan
pendidikan sebagai proses pengubahan
sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan
manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan
mendidik. Satu definisi itu tidaklah cukup untuk menggambarkan makna
sebenarnya dari pendidikan. Namun saya dapat mengambil inti, jika pendidikan
merupakan proses yang bertujuan membentuk kepribadian manusia yang baik. Biasanya,
keberhasilan tujuan tersebut dilihat dari peserta didik yang mampu menguasai
materi atau hal yang telah disampaikan.
Bagaimana
Islam memandang pendidikan? Perlu diketahui jika Islam sendiri sudah menyadari
pentingnya pendidikan, bahkan tujuan dari pendidikan dalam Islam, bukan hanya
dilihat dari peserta didik yang mampu menguasai materi atau tidak, namun juga
dapat mengaplikasikannya ke dalam kehidupan (bermanfaat dalam kehidupan). Karena,
Islam memiliki pedoman jika “Sebaik-baik
manusia adalah manusia yang bermanfaat”, tidak kah kita ingin
berlomba-lomba untuk menjadi manusia terbaik? Maka, dari uraian tersebut, kita
dapat menarik benang merah bahwa tujuan utama dari pendidikan dalam Islam
adalah untuk mencari ridho Alloh (Yang Maha Pemberi Manfaat).
Dan
karena tujuan dari pendidikan Islam adalah mencari ridho Alloh, maka Ilmu
Alloh-lah yang dicari. Ingatlah sebuah hadist yang mengatakan bahwa “Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi muslim
laki-laki dan perempuan”, hadist itu dapat mencerminkan seberapa besar
urgensi dari menuntut ilmu itu sendiri. Bahkan dalam sebuah hadist juga
dinyatakan bahwa yang takut kepada Alloh hanyalah ulama (orang yang berilmu). Namun
pada kenyataannya, peserta didik bukan lagi berlomba untuk menuntut ilmu, namun
menuntut nilai. Inilah tantangan kita -para pendidik muslim- untuk dapat
mengarahkan tujuan utama dari pendidikan.
Padahal,
pendidikan yang baik (yang bertujuan hanya untuk mencari ridho Alloh) secara
otomatis akan menghasilkan peserta didik yang memiliki kepribadian yang baik.
Masih sangat hangat di memori kita mengenai Pendidikan Karater yang sekarang
digembor-gemborkan oleh pemerintah. Pada dasarnya, pendidikan karater tersebut
merupakan proses untuk menjadikan manusia-manusia yang berkepribadian. Dan
Pendidikan Karakter akan berhasil apabila peserta didik memiliki akhlaq yang
baik di kehidupan masyarakatnya.
Kenapa
harus akhlaq? Karena dari akhlaq yang baik inilah manusia dapat menjadi pribadi
yang baik. Kemudian dari manusia yang baik, membentuk masyarakat yang baik, dan
dari masyarakat yang baik inilah, peradaban yang lebih baik akan muncul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar