Kami sibuk menyelesaikan praktikum, sehingga tak bersegera menanggapi panggilan-Mu.
Kami sibuk mengerjakan laporan dan tugas, sehingga tak sempat mencari tempat yang layak untuk mengobrol dengan-Mu.
Kami sibuk memahami rentetan persamaan, sehingga tak sempat lagi untuk sekedar membaca surat cinta-Mu.
Kami sibuk mengejar deadline ini itu, sehingga tak sempat mempersiapkan deadline kematian yang selalu menunggu.
Allah, maaf, kami sedang sibuk...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar